Mengenal Asteroid



Ida dan satelitnya, Dactyl.

Diantara ruang antar planet, banyak terdapat bongkahan batu-batuan dengan radius dari satu kilometer hingga ratusan kilometer. Objek ini disebut asteroid. Sebelum adanya penggolongan dwarf planet, asteroid terbesar (diameternya) yaitu Ceres (1 032 km), Vesta (576 km), Pallas (588 km),  Hygeia (430 km) dan Juno (248 km). Bentuk asteroid besar umumnya hampir bulat, dan asteroid kecil umumnya tidak beraturan dengan kawah di sana-sini. Ada asteroid yang juga mempunyai satelit, yaitu Ida yang satelitnya bernama Dactyl, dan ada juga asteroid kecil-kecil yang saling mempengaruhi satu sama lain sehingga terlihat seperti kelompok yang berevolusi bersama-sama dan berotasi terhadap pusat massa gabungannya, contohnya gugusan asteroid Flora.

Kebanyakan asteroid mengorbit antara orbit Mars dan Jupiter, yang bersesuaian dengan barisan Titius-Bode untuk n = 24. Berdasarkan fakta ini diperkirakan dahulu terdapat suatu protoplanet di antara orbit Mars dan Jupiter yang tersusun dari gas dan batuan, namun gagal terbentuk. Selain terletak pada sabuk ini, terdapat kelompok asteroid yang beredar di orbit Jupiter pada Lagrange-4 dan Lagrange-5-nya, kelompok asteroid ini disebut asteroid Trojan. Terdapat juga asteroid-asteroid yang tidak berkelompok yang orbitnya lebih dekat ke Matahari atau lebih jauh daripada Jupiter.

http://www.esa.int
Mengenal Asteroid
Terdapat pula asteroid-asteroid yang tidak berkelompok yang orbitnya lebih dekat ke Matahari yaitu kelompok Aten, Amor dan Apollo atau lebih jauh daripada Jupiter seperti Chiron. Beberapa asteroid digolongkan dalam Potential Hazardous Asteroid (PHA) karena orbitnya yang cukup dekat dan berpotensi tertarik oleh medan gravitasi Bumi.

Beberapa asteroid lain memiliki sumbu semi-mayor lebih besar, berada di antara orbit Jupiter dan Neptunus. Asteroid demikian dinamakan kelompok Centaur. Centaur tebesar yang ditemukan adalah 10199 Chariklo yang berdiameter 250 km, dan adapula anggota kelompok Centaur yang memiliki sifat antara asteroid dan komet, seperti asteroid Chiron yang mengembangkan koma saat dekat Matahari. Beberapa astronom mengklasifikasikan Centaurs sebagai objek sabuk Kuiper sebaran ke dalam (inward-scattered Kuiper belt objects). Berdasarkan komposisinya, Asteroid dapat digolongkan ke dalam empat jenis, yaitu:
1.         Jenis S (kebanyakan silikon).
2.         Jenis M (kebanyakan Besi-Nikel).
3.         Jenis C (kebanyakan Karbon).
4.         Jenis D yang terdiri dari bermacam senyawa organik.
5.         Jenis U atau unknown.
 

0 Response to "Mengenal Asteroid"

Post a Comment